Selasa, 18/08/2020 16:27 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menegaskan bahwa tuntutan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) saat deklarasi dinilai sebagai hal yang wajar dalam negara demokrasi.
Namun, Azis menyampaikan kinerja DPR berpedoman pada aturan dan tegak lurus terhadap nilai-nilai Pancasila dan UUD 45.
"Tentunya kritik yang membangun merupakan hal wajar di setiap negara demokrasi. Namun dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, DPR berjalan sesuai tata tertib dan mengedepankan asas demokrasi," kata Azis Syamsuddin di Gedung DPR, Jakarta (18/8).
Terkait dengan RUU dan Undang Undang, Azis Syamsuddin menegaskan bahwa setiap pembahasan RUU di DPR selalu mendengar masukan dari stakholder dan masyarakat. Tentunya, DPR selalu menolak adanya paham komunis dan selalu berdiri tegak pada nilai-nilai Pancasila.
Jaga Daya Beli, Legislator Minta APBN 2027 Berpihak pada Kelas Menengah
Anggota DPR: Kenaikan BBM Non-Subsidi Gerus Daya Beli Kelas Menengah
Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal
"DPR selalu melibatkan akademisi, tokoh masyarakat dan elemen lainnya dalam pembuatan dan pembahasan Undang Undang, kamipun tegas menolak bangunnya komunisme di negara Kesatuan Republik Indonesia" tegasnya.
Terkait dengan Covid 19, Politisi Golkar itu meyakini bahwa pemerintah dan DPR serta masyarakat luas sepakat saling gotong royong dalam memerangi dan menangani Covid-19. Tentunya, harus saling bekerjasama dan melakukan upaya pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Kita selalu berupaya menyelesaikan permasalahan tersebut, tentu seluruh pihak berharap dapat segera terselesaikan agar roda perekonomian nasional kembali normal, di tengah krisis global akibat Covid-19," terang Azis.