Jum'at, 14/08/2020 15:42 WIB
JurnasTV - Presiden Joko Widodo meminta seluruh elemen bangsa tak menyia-nyiakan pelajaran yang muncul dari krisis akibat wabah corona. Adapun dalam situasi krisis akibat Pandemi Covid-19 ini, Jokowi mengatakan agar Indonesia harus melakukan Fundamental dalam cara bekerja.
"Krisis ini telah memaksa kita untuk menggeser channel cara kerja. Dari cara-cara normal menjadi cara-cara ekstra-normal. Dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa" kata Jokowi dalam pidato Sidang Tahunan MPR 2020 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, (14/8).
Selain itu, Jokowi pun mengatakan Orientasi kerja yang panjang dan rumit pun harus digeser menjadi cerdas dan ringkas.
"Orientasi prosedur harus berganti menjadi orientasi hasil. Pola pikir dan etos kerja kita juga harus berubah" ujar Jokowi dalam pidato.
Ketika Kekuasaan Terlalu Lantang Mencari Pengakuan
Hari Ini, Presiden RI Sampaikan Pidato `Prabowonomics` di WEF
Pengamat SDI: Pidato Menhan, Pesan Prabowo Jaga Kedaulatan Negara
Oleh karenanya, fleksibilitas dan kecepatan serta ketepatan sangat dibutuhkan dalam situasi saat ini. Dan juga Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan.
Dalam kesempatan itu, Joko Widodo menegaskan, kedisiplinan nasional dan produktivitas nasional harus ditingkatkan. Baik dari sisi ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan.
"Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisisi, Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum krisis ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan," tegasnya