Jum'at, 07/08/2020 06:45 WIB
Beirut, Jurnas.com - Presiden Prancis, Emmanuel Macron pada Kamis (6/8) mengumumkan bahwa konferensi bantuan internasional untuk Lebanon yang dilanda bencana akan segera diadakan.
Berbicara kepada wartawan di akhir kunjungan singkat ke Beirut, di mana lebih dari 130 orang tewas dalam ledakan besar di pelabuhan pada Selasa (4/8), ia mengatakan konferensi akan diadakan "beberapa hari mendatang."
Ia menekankan bahwa bantuan yang dikumpulkan selama konferensi akan disalurkan langsung ke warga Lebanon, organisasi bantuan dan tim yang membutuhkannya di lapangan.
Dilansir dari Arab News, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mengatakan, pihaknya mengeluarkan USD9 juta untuk memenuhi kebutuhan mendesak menyusul ledakan yang menghancurkan Beirut dan membantu memperkuat operasi di rumah sakit kota.
PBB Desak Israel-Hizbullah Hentikan Pertempuran
Militer Israel Serang Markas Hizbullah di Beirut
Israel Perintahkan Evakuasi Paksa Warga di 29 Desa Lebanon
Wakil juru bicara PBB, Farhan Haq mengatakan pada Kamis (6/8) bahwa uang dari Dana Kemanusiaan Lebanon akan diikuti oleh dana tambahan dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB.
Ia mengatakan PBB sedang melakukan penilaian kerusakan dan kebutuhan akibat ledakan besar dan berharap untuk mengadakan pertemuan pada hari Senin untuk menginformasikan 193 negara anggota PBB tentang hasil tersebut dan meluncurkan seruan untuk membantu Lebanon.