Senin, 03/08/2020 18:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup menyusul adanya anggota DPRD dan PNS terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, Gedung DPRD DKI sudah ditutup sejak Rabu, 28 Juli hingga 2 Agustus 2020.
Kini, penutupan diperpanjang selama sepekan, terhitung dari Senin, 3 Agustus hingga Minggu, 9 Agustus 2020. Aktivitas dan kegiatan DPRD DKI baru dimulai lagi pada 10 Agustus 2020 mendatang.
"Alasan penutupan karena masih dalam tahap sterilisasi gedung supaya aman dari ancaman penularan," ujar Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dalam keterangannya, Senin (3/8/2020).
Prasetio mengatakan sebagian anggota DPRD DKI sudah melakukan swab secara mandiri. Namun, dia tidak merinci jumlah dan hasil tes swab mamdiri anggota DPRD tersebut.
47.834 Jemaah Haji Diberangkatkan, Kemenhaj Ingatkan Patuhi Aturan
Bus Jemaah Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenhaj Pastikan Penanganan Optimal
KPK Buat Dua Kajian untuk Cegah Korupsi pada Sektor Kehutanan
"Sebagian sudah swab mandiri. Swab massal akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ungkap Prasetio.
Terkait penutupan Gedung DPRD DKI selama sepekan, Prasetio sudah mengirimkan surat kepada Pimpinan dan Anggota DPRD DKI dengan nomor surat 533/-1.772.11 tertanggal 3 Agustus 2020 perihal Penutupan Kantor dan Penyemprotan Disinfektan Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta terhitung sejak tanggal 3 Agustus 2020 - hari Minggu tanggal 9 Agustus 2020.
Keyword : Covid-19DPRD DKI JakartaPrasetio Edi