Sanksi Dibatalkan, City dan UEFA Akhirnya Berdamai

Kamis, 16/07/2020 16:41 WIB

London, Jurnas.com - Presiden UEFA Aleksander Ceferin telah mengadakan pembicaraan damai dengan pemilik Manchester City Khaldoon Al Mubarak.

Menurut laporan Sky Sports News pada Kamis (16/7), keduanya berbicara melalui panggilan pribadi pada Senin lalu setelah setelah larangan dua tahun bermain di kompetisi Eropa musim depan dibatalkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga.

Sementara laporan Daily Mail menyebut kedua belah pihak menyatakan keinginan untuk menjalin hubungan yang konstruktif.

Pada Maret lalu, Ceferin sempat menyebut Manchester City sebagai `aset` selama wawancara eksklusif dengan Sky Sports News.

"Seperti halnya klub lain, mereka adalah aset kami, saya menghormatinya," kata Ceferin.

"Saya tidak ingin mengatakan itu, `sekarang kami tidak suka Manchester City`. Kami menyukai mereka, mereka adalah klub kami," sambung dia.

Diketahui, UEFA menjatuhkan denda sebesar 30 juta euro (US$32 juta) pada City, serta menangguhkan raksasa Liga Inggris itu dari kompetisi Eropa untuk dua musim berikutnya.

Penyebabnya, The Citizin dinilai sengaja menaikkan nilai pendapatan sponsor dengan tautan grup Abu Dhabi United, yang juga dimiliki oleh Sheikh Mansour untuk menyiasati aturan Financial Fair Play (FFP) antara 2012-2016.

TERKINI
Studi Kaitkan Kesepian dan Isolasi Sosial dengan Kesehatan Jangka Panjang El Nino 2026 Diproyeksikan Picu 451 Ribu Kematian akibat Panas Ekstrem Danantara dan Thales Kerjasama Kembangkan AI hingga Teknologi Pertahanan Legislator Dorong Judi Online Masuk RUU Perampasan Aset