Minggu, 18/09/2016 13:08 WIB
Jakarta - Tiga Prajurit tewas dan 18 lainnya alami cedera dalam satu serangan yang mengarah ke pangkalan Angkatan Darat di Kashmir yang telah dikuasai India. Serangan tersebut diduga bunuh diri oleh gerilyawan yang mungkin telah memasuki negeri tersebut dari seberang perbatasan.
Serangan yang terjadi pagi hari itu, kata pejabat setempat, ketika empat orang memasuki pangkalan Angkatan Darat di Sektor Uri di bagian utara negara bagian tersebut, yang berada di dekat Jalur Pemantauan (LoC). "Baku-tembak terjadi antara personel Angkatan Darat dan dua gerilyawan, sementara dua gerilyawan lagi telah dilumpuhkan," katanya.
Dikabarkan Xinhua, Prajurit yang cedera telah dibawa melalui udara ke satu Rumah Sakit Angkatan Darat di Ibu Kota Negara Bagian Kashmir-India, Srinagar, sekitar 70 kilometer dari lokasi serangan. Kondisi dua orang yang cedera dilaporkan kritis, tambah pejabat tersebut.
Menteri Dalam Negeri India Rajnath Singh telah membatalkan kunjungannya ke Rusia dan AS akibat serangan itu, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad siang. "Saya berbicara dengan Gubernur dan Kepala Menteri Jammu dan Kashmir mengenai serangan di Uri ini. Mereka telah memberi penjelasan mengenai situasi keamanan di negara bagian itu," kata Menteri tersebut di akun Twitternya.
Banyak Maskapai Tercekik, India Pangkas Tarif Operasional Bandara
India Kian Dekat Bisa Produksi Bahan Nuklir di dalam Negeri
Modi Tenangkan Rakyat India, Pastikan Stok Gas Aman
Kashmir telah bergolak sejak pembunuhan komandan gerilyawan yang berusia 22 tahun, Buhan Wani, oleh pasukan keamanan India pada Juli. Lebih dari 80 orang telah tewas dan lebih dari 10.000 orang lagi cedera dalam kerusuhan akibat pembunuhan itu.
Itu juga adalah serangan besar kedua terhadap pangkalah pertahanan di India Utara; yang pertama terjadi pada Januari tahun ini, ketika enam gerilyawan garis keras memasuki Pangkalan Udara Pathankot, yang memiliki pengamanan tinggi, di Punjab dan melepaskan tembakan, sehingga menewaskan tujuh personel militer.
Keyword : Serangan Bunuh Diri India