Jum'at, 26/06/2020 06:50 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Persatuan Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) mengatakan bahwa 95% tahanan Palestina di penjara-penjara Israel menderita penyiksaan.
Ini muncul dalam pernyataan yang dirilis oleh PPS menjelang Hari Internasional untuk Mendukung Korban Penyiksaan yang akan ditandai pada 26 Juni.
"Israel mengadopsi berbagai metode untuk menyiksa tahanan secara fisik dan psikologis, melalui sistem kekerasan komprehensif," katanya seperti dikutip Middleeast, Jumat (26/06)
“Tahanan terpaksa kurang tidur melalui sesi interogasi terus menerus hingga 20 jam, mencegah sirkulasi darah mencapai tangan mereka, menutupi kepala mereka dengan kantong kotor, serta terus menerus dipukul, ditampar, ditendang, dan pelecehan verbal dan disengaja."
Rasulullah Ingatkan Larangan Mencela Angin, Waktu, dan Hari
10 Contoh Ucapan HUT Provinsi Riau 2026, Cocok untuk Postingan Medsos
Menelusuri Sejarah Panjang Hari Jadi Provinsi Riau Setiap 9 Agustus
Pihak berwenang Israel juga mengancam para tahanan dengan penangkapan, pelecehan seksual dan pembunuhan anggota keluarga mereka, dan penghancuran rumah mereka.
Jumlah orang Palestina di penjara-penjara Israel saat ini berjumlah sekitar 5.000 tahanan.
Keyword : Warga PalestinaPenjara Israel