April 2020, Penjualan Eceran Menurun

Rabu, 17/06/2020 13:36 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Survei penjualan eceran pada April 2020 memperlihatkan tren menurun menurut Survei yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI), Rabu (17/6/2020).

Indeks Penjualan Riil (IPR) yang turun sebesar 16,9% (yoy) pada April 2020, lebih dalam dibandingkan dengan penurunan sebesar 4,5% (yoy) pada Maret 2020.

Hal tersebut bersumber dari kontraksi penjualan pada seluruh kelompok komoditas yang dipantau.

Penurunan penjualan terdalam dialami oleh subkelompok sandang serta kelompok barang budaya dan rekreasi.

Penjualan eceran diperkirakan masih menurun pada Mei 2020. Hal ini tercermin dari perkiraan pertumbuhan IPR Mei 2020 sebesar -22,9% (yoy), disebabkan kontraksi pada seluruh kelompok komoditas yang disurvei.

Kontraksi terdalam pada subkelompok Sandang sebesar 77,8% (yoy), lebih dalam dari kontraksi sebesar 70,9% (yoy) pada April 2020.

Dari sisi harga, tekanan inflasi pada 3 bulan mendatang (Juli 2020) diprakirakan sedikit meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan mendatang (Juli 2020) sebesar 162,6, lebih tinggi dibandingkan dengan 160,7 pada Juni 2020, seiring dengan prakiraan permintaan yang meningkat pada perayaan HBKN Idul Adha.

Sementara itu, tekanan harga 6 bulan mendatang (Oktober 2020) diprakirakan menurun dengan IEH sebesar 146,4, lebih rendah dibandingkan dengan 153,0 pada September 2020.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya