Ratusan Warga Yahudi Paksa Masuk ke Masjid Al-Aqsa

Minggu, 31/05/2020 19:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Para pemukim Yahudi memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, tak lama setelah situs itu dibuka kembali, Minggu (31/05).

"Sekitar 105 pemukim Yahudi telah memasuki kompleks itu sejak dini hari di bawah perlindungan polisi Israel," ujar Omar Kiswani, direktur Masjid Al-Aqsa, dikutip Middleeast.

Omar mengatakan langkah itu mengecewakan para jamaah setelah masjid dibuka kembali untuk salat.

Masjid Al-Aqsa dibuka kembali untuk jamaah Ahad pagi setelah penutupan lebih dari dua bulan karena pandemik covid-19.

Omar mengatakan pasukan Israel juga menangkap tiga warga Palestina - seorang pemuda dan dua perempuan - dari dalam lokasi. Namun tidak ada alasan untuk penangkapan.

"Serangan dan penangkapan ini tidak akan mengubah sifat Arab dan Islam dari masjid Al-Aqsa," kata Kiswani.

Kompleks Al-Aqsa ditutup untuk semua jamaah akhir Maret sebagai bagian dari langkah-langkah untuk membendung penyebaran pandemi COVID-19.

Masjid Al-Aqsa adalah situs suci ketiga di dunia untuk umat Islam. Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu Kuil Gunung, mengklaim itu adalah situs dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Itu menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980 dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional

TERKINI
Doa agar Terhindar dari Gangguan Sihir dan Hasad Pasokan Batubara Aman, PLN Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Kisah Kaum Nabi Luth yang Dibinasakan, Terekam dalam Al-Quran Kemenag Larang Perpeloncoan di Masa Ta`aruf Madrasah, Ini Aturan Barunya