Mantan Presiden Sudan Omar Al Bashir Menolak Jalani Tes Rapid Covid-19

Minggu, 31/05/2020 07:50 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Media Sudan, Surat kabar Sudan Assyasi melaporkan bahwa mantan presiden yang dipenjara, Omar Al-Bashir, dikabarkan telah menolak untuk menjalani tes rapid virus corona baru atau covid-19.

Dalam laporan tersebut menyebutkan, selama periode baru-baru ini, Al-Bashir berada dalam kondisi psikologis yang buruk dalam isolasi, kurang berbicara dan menjadi cepat marah.

Assyasi menggambarkan bahwa Al-Bashir merasa curiga terhadap orang-orang di sekitarnya, menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam sel penjara dan hanya pergi untuk waktu yang singkat.

Sumber surat kabar itu menjelaskan bahwa ia umumnya dalam keadaan sehat dan tidak menderita gejala penyakit apa pun.

Sementara itu, para tahanan di Penjara Kober dalam keadaan sehat, menunjukkan bahwa beberapa dipindahkan dari penjara, dan mengkonfirmasi bahwa Al-Bashir masih tetap dan belum dipindahkan ke lokasi lain.

TERKINI
Dukung Gaya Hidup Aktif, Thrombovoren Emulgel Diluncurkan Ketua DPR: RUU Pemilu Masih Dibicarakan Ketua-ketua Parpol Menko PM: MBG Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal dari Desa hingga Nasional Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional