Selama Covid-19, Ini Strategi OCBC NISP Jaga Kualitas Kredit

Sabtu, 09/05/2020 01:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pandemi Global Covid-19 masih berlangsung, olehnya pihak perbankan mengambil sejumlah langkah strategis termasuk PT Bank OCBC NISP Tbk.

Perseroan akan mengambil konservatif dalam peningkatan fungsi intermediasi untuk menjaga kualitas kredit di tengah pandemi.

"Kami awalnya punya target pertumbuhan kredit 7 persen sampai 9 persen, tetapi dengan kondisi saat ini mungkin kredit hanya akan tumbuh low single digit antara 0 persen sampai 5 persen," kata Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja, Jumat (8/5/2020).

Sebagai informasi, emiten berkode NISP ini masih mampu menjaga pertumbuhan positif di 5,4 persen secara tahunan menjadi Rp123,9 triliun pada kuartal I 2020. Dengan kinerja tersebut, Bank OCBC NISP mencatat laba bersih senilai Rp791 miliar naik 3,4 persen (year-on-on-year/yoy).

Parwati menyebutkan, perseroan saat ini telah menerima permohonan restrukturisasi cukup banyak, tetapi masih tidak lebih besar dari 20 persen total kredit.

Meski total tersebut cukup besar, perseroan masih cukup beruntung karena masih debitur yang justru cukup percaya diri untuk tetap melanjutkan kewajibannya tahun ini.

"Untuk restrukturisasi ini, kami bukan hanya menerima tetapi juga ikut menawarkan. Namun, debitur kami cukup baik dan masih sanggup," ucapnya.

Parwati melanjutkan sektor ekonomi energi, agribisnis, dan pariwisata cukup tertekan dan menyumbang restrukturisasi kredit tahun ini.

Namun, perseroan cukup percaya kondisi ini justru akan cepat berakhir sehingga bisnis dari para debitur tersebut masih dapat ditingkatkan setelah pandemi ini

TERKINI
10 Ayat Al-Qur`an Tentang Musibah yang Menenangkan Hati Mengapa Orang Saleh Juga Ditimpa Musibah? Triwulan II, Modal Asing Masuk Capai 8,5 Miliar Dolar UEA Siapkan Rp14 Juta untuk Penduduk yang Bawa Turis ke Dubai