Selasa, 28/04/2020 06:35 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki akan mengirim peralatan medis termasuk pakaian pelindung dan masker ke Amerika Serikat pada Selasa (28/04) untuk membantu upayanya menahan wabah virus corona.
"Pada saat ketika negara-negara maju meminta dukungan Turki, kami telah menawarkan dukungan kami untuk dunia, dari Balkan ke Afrika," kata Erdogan kepada wartawan setelah pertemuan kabinet seperti dikutip Middleeast, Selasa (28/04).
"Baru-baru ini, kami mengirim bantuan medis ke Amerika Serikat pada Selasa, yang terdiri dari masker bedah, masker N95, jas hazmat, dan desinfektan," kata Erdogan, menambahkan bahwa pengiriman akan dikirim melalui pesawat militer Turki.
Erdogan juga mengatakan kuncian tiga hari akan diberlakukan di 31 kota pada hari Jumat, 1 Mei, dan kuncian akhir pekan itu akan berlanjut sampai setelah Idul Fitri pada akhir Mei. Dia mengatakan jadwal untuk kembali normal akan segera diumumkan.
Dipengaruhi Lingkaran Pro-Zionis, Trump Dinilai Nekat Serang Iran
Iran Tegaskan Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
AS Disebut Telah Kalah Strategi Perang dengan Iran
Kasus COVID-19 yang dikonfirmasikan oleh Turki meningkat 2.131 dalam 24 jam terakhir, dan 95 orang lagi meninggal, menjadikan angka kematian menjadi 2.900, data Kementerian Kesehatan menunjukkan pada hari Senin.
Keyword : Pemerintah Turki Virus Corona Amerika Serikat