Sabtu, 25/04/2020 23:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, terpaksa mengubah pendiriannya soal masa depan di MotoGP. Keputusan soal masa depan akan diketahui sebelum MotoGP 2020 dimulai.
Kontrak Valentino Rossi bersama Monster Energy Yamaha akan habis pada penghujung musim Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.
Valentino Rossi awalnya memilih menunda keputusan soal masa depan hingga menjalani 6-7 balapan, yang berarti 30 Juni 2020 usai MotoGP Italia.
Tak disangka, Yamaha justru bergerak lebih cepat dengan merekrut Fabio Quartararo untuk MotoGP 2021 dan 2022 sebagai pendamping Maverick Vinales.
NRC Sebut Gencatan Senjata Lebanon `Momen Harapan` bagi Warga Sipil
Fellowship Tanoto Foundation Cohort Dibuka, Ini Kriteria dan Jadwalnya
PGRI Desak Pemerintah Buka CPNS Guru dan Setop Skema PPPK
Valentino Rossi lantas ditawari oleh Yamaha untuk membela tim satelit Petronas Yamaha SRT dengan memakai motor pabrikan edisi 2021.
Hingga kini, Valentino Rossi belum memberikan jawaban soal masa depannya di MotoGP.
The Doctor mengakui kalau ketiadaan balapan menjadi problem tersendiri. Karena itu, ia akan memberi tahu soal masa depannya sebelum MotoGP 2020 dimulai pada Agustus atau September.
Keyword : MotoGP Valentino Rossi Yamaha Monster