Tiga Warga Sipil Libya Tewas Akibat Serangan Milisi Haftar

Sabtu, 25/04/2020 17:47 WIB

TRIPOLI, Jurnas.com – Sedikitnya tiga warga sipil Libya tewas akibat serangan pasukan milisi pimpinan Khalifa Haftar pada hari pertama bulan suci Ramadan di Libya

Demikian laporan otoritas Libya pada Jumat (24/4/2020), yang dirilis Kantor Berita Turki, Anadolu Agency, Sabtu (25/4/2020).

Serangan roket ke permukiman sipil di wilayah Ain Zara di ibu kota Tripoli juga menyebabkan tiga orang lainnya terluka, tutur Amin al-Hashimi, juru bicara Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA). Pekan lalu, pasukan GNA meluncurkan operasi militer untuk merebut kembali Tarhuna, sebuah kota yang memiliki nilai strategis untuk Haftar dan markas besar terakhirnya di daerah sekitar Tripoli.

Tarhuna adalah tempat strategis utama bagi milisi Haftar dalam serangan mereka terhadap Tripoli serta untuk jalur pasokan mereka dari pangkalan udara Al-Jufra.

GNA yang diakui oleh internasional digempur oleh pasukan Haftar sejak April tahun lalu, dengan lebih dari 1.000 orang tewas selama insiden kekerasan.

Sejak penggulingan penguasa lama Muammar Gaddafi pada 2011, dua kursi kekuasaan telah muncul di Libya. Haftar di Libya timur, didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan GNA di Tripoli, yang diakui oleh PBB dan internasional.

TERKINI
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam KPK Periksa Pengusaha Heri Black Terkait Korupsi Bea Cukai KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Korupsi Kuota Haji Positif Narkoba, Masinis Tabrakan Maut di Bangkok Jadi Tersangka