Yaman Tutup Perbatasan Terakhir Arab Saudi

Kamis, 09/04/2020 16:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Yaman memutuskan untuk menutup satu-satunya perbatasan yang tersisa dengan Arab Saudi untuk mencegah wabah koronavirus di negara yang dilanda perang.

Dilansir Middleeast, Kamis (09/04) pihak berwenang Yaman telah memutuskan untuk menutup perbatasan al-Wadia dengan Arab Saudi dari Rabu hingga pemberitahuan lebih lanjut

Al-Wadia tetap menjadi satu-satunya titik transisi antara kedua negara setelah penyeberangan perbatasan lainnya ditutup karena konflik berlanjut di Yaman sejak September 2014.

Yaman belum melaporkan kasus virus corona, sementara jumlah kasus di Arab Saudi naik menjadi 2.795 pada Rabu, dengan angka kematian di 41, menurut Departemen Kesehatan negara itu.

Yaman telah dilanda oleh kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang didukung Iran menguasai sebagian besar negara itu, termasuk ibukota Sanaa.

Krisis meningkat pada tahun 2015 ketika koalisi militer yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara yang menghancurkan yang bertujuan menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.

Puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil, diyakini telah tewas dalam konflik itu, yang telah menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia karena jutaan orang tetap berisiko kelaparan.

TERKINI
Imbas Pengelolaan Data dan Dampak AI, OpenAI Hadapi Penyelidikan Masif di A Rekomendasi Negara Teraman untuk Solo Traveler dan Keluarga Daftar Kota Terindah di Dunia yang Wajib Masuk Bucket List Traveler Inilah Tanaman Sayur yang Cocok di Iklim Panas