Rabu, 24/08/2016 09:33 WIB
Jakarta - Pemukulan seorang pria hingga tewas di dalam penjara di Kota Nablus, Tepi Barat Palestina, terus dilakukan penyelidikan oleh Otorita setempat. Gubernur Nablus, Akram Rajoub, mengatakan Ahmed Halawa diserang aparat keamanan Palestina di penjara Junaid karena korban mengejek mereka.
Halawa ditahan karena diduga pemimpin serangan yang menyebabkan meninggalnya dua polisi di daerah tersebut minggu lalu. Perdana Menteri Rami Hamdallah mengatakan kematian itu sebagai suatu kejadian yang tidak biasa. Meskipun demikian pegiat hak asasi manusia pernah mengecam perlakuan yang dialami para tahanan di penjara Palestina. Mereka mengatakan penyiksaan biasa terjadi di penjara dan pelaku tindakan tersebut tidak dihukum.
19 September 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Migran Terobos Pengepungan Ceuta Polisi Spanyol Gunakan Kekerasan
Jepang Waspadai Ancaman Topan Dujuan Jelang Libur Panjang