Kematian Tahanan Palestina Diselidiki Otorita

Rabu, 24/08/2016 09:33 WIB

Jakarta - Pemukulan seorang pria hingga tewas di dalam penjara di Kota Nablus, Tepi Barat Palestina, terus dilakukan penyelidikan oleh Otorita setempat.  Gubernur Nablus, Akram Rajoub, mengatakan Ahmed Halawa diserang aparat keamanan Palestina di penjara Junaid karena korban mengejek mereka.

Halawa ditahan karena diduga pemimpin serangan yang menyebabkan meninggalnya dua polisi di daerah tersebut minggu lalu. Perdana Menteri Rami Hamdallah mengatakan kematian itu sebagai suatu kejadian yang tidak biasa. Meskipun demikian pegiat hak asasi manusia pernah mengecam perlakuan yang dialami para tahanan di penjara Palestina. Mereka mengatakan penyiksaan biasa terjadi di penjara dan pelaku tindakan tersebut tidak dihukum.

BBC melaporkan, terjadi sejumlah kerusuhan di Nablus yang merupakan basis kelompok militan Palestina. Minggu lalu, saat dilakukan operasi pemeriksaan senjata, dua perwira polisi dan dua pria bersenjata tewas dalam serangkaian bentrokan di kota itu.

Keyword :

TERKINI
Jelang Hadapi Persija Jakarta, Gustavo Almeida Punya Target Khusus Mengenal Nama Ashabul Kahfi dan Kisahnya dalam Alquran Bernardo Tavares Waspadai Kekuatan Garudayaksa FC Alasan Imam Membaca Pelan Saat Salat Zuhur Asar