Rabu, 25/03/2020 19:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa jumlah kematian dan kasus yang dites positif virus corona di negara itu menurun.
Pernyataannya itu disampaikan selama pertemuan dengan Komite Nasional Anti Coronavirus yang diadakan di Teheran, Rabu (25/03) waktu setempat.
"Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit karena coronavirus menurun dan ini adalah berita gembira," kata Rouhani dilansir Middleeast.
Presiden menekankan bahwa orang-orang Iran harus mengikuti instruksi dari pejabat kesehatan untuk mengekang wabah virus.
Kemlu: Iran Punya Hak Serang Semua Fasilitas AS dan Israel
Iran Gelar Operasi Senyap Penangkapan Massal Demonstran
Menlu Sebut Iran Ajukan Proposal Penggunaan Nuklir Secara Damai
Dia mencatat bahwa komite telah memperpanjang pembatasan dan pengaturan yang diambil terhadap virus sampai 3 April.
Selain itu, ia mengumumkan bahwa pembebasan sementara tahanan atas coronavirus telah diperpanjang hingga 19 April.
Statistik terbaru Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa jumlah korban koronavirus di Iran mencapai 24.811 dengan 1.934 kematian dari total global 375.498 dan 16.362 kematian di 195 negara, wilayah dan wilayah.
Keyword : Virus CoronaPemerintah Iran