Senin, 22/08/2016 13:28 WIB
Jakarta - Saham sejumlah emiten produsen rokok di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/8/2016) terkena sentimen negatif wacana kenaikan harga rokok Rp50.000/bungkus.
Namun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak di zona hijau.
Saham-saham produsen rokok, seperti PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) terpantau merosot.
Saham WIM merosot 1% atau 4 poin ke Rp396. Saham WIIM sempat ke level terendahnya di Rp 394 dan tertingginya di Rp 400.
Pakar Soroti RUU HAM, Penggantian UU HAM Kebutuhan Mendesak
98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Reformasi
Produk KMNP di Bantul Tembus SPPG hingga Ritel Modern
Sementara itu, saham HMSP juga anjlok 1,49% atau 60 poin ke Rp 3.980. Saham HMSP sempat menyentuh level terendahnya di Rp 3.930 dan tertingginya di Rp 4.040.
Sedangkan saham GGRM jatuh 1,80% atau 1.225 poin ke Rp 66.800. Saham GGRM sempat menyentuh level terendahnya di Rp 66.600 dan tertingginya di Rp 68.100.