Menteri Perhubungan Positif Corona, DPR: Semoga Pak Menteri Segera Sembuh

Sabtu, 14/03/2020 22:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Amanah Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay mengaku prihatin dengan kesehatan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi yang positif terinfeksi virus corona atau Covid -19.

"Saya mendoakan semoga pak BKS segera diberi kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa," kata Saleh kepada Jurnas.com, Sabtu (14/03/2020).

Untuk itu, pihak Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta, diharapkan dapat mengeluarkan segenap kemampuan dan fasilitas yang ada untuk menangani Menteri Budi Karya.

"Saya yakin, dengan penanganan yang baik, BKS akan segera sembuh sebagaimana kita harapkan bersama," kata Saleh.

Menurut Saleh, Virus Corona bisa menyerang siapapun tanpa mengenal Jabatan, suku, agama, dan status sosial.

Untuk itu, sudah semestinya, semua pihak bergandengan tangan, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta masyarakat untuk bersatu melawannya.

“Pak BKS bukan pejabat yang pertama. Pejabat lain di luar negeri juga sudah banyak yang telah terinfeksi. Tidak hanya menteri, tetapi juga presiden, artis, pemain sepak bola, dan lain-lain," kata Wakil Ketua Fraksi PAN di DPR RI.

Pada kesempatan ini, Saleh juga mengapresiasi keterbukaan informasi yang telah diberikan Istana.

“Kalau menteri saja dibuka, tentu kasus-kasus lainnya pun akan lebih mudah untuk dibuka. Hanya saja, pemerintah kelihatannya masih perlu kerja keras untuk melacak orang-orang yang suspek dan juga mungkin yang sudah terinfeksi," katanya.

Dengan keterbukaan ini, kata Saleh, masyarakat bakal lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan virus Corona.

"Ini sekaligus menepis isu yang selama ini mengatakan bahwa pemerintah tidak membuka semua data," katanya.

Diketahui, Jumlah pasien positif virus Corona di Indonesia terus meningkat. Per hari ini, jumlah orang yang positif covid-19 sebanyak 96 orang.

TERKINI
Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun