Gubernur Kalteng Tagih Janji Penanggulangan Karhutla

Kamis, 18/08/2016 15:02 WIB

Palangka Raya - Pemerintah daerah diminta menyusun dan mengirim anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun setelah diberikan tetap saja sampai sekarang belum ada realisasinya.

Demikian diucapkan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, di Palangka Raya, Kamis (18/8). Menurutnya, Pemprov Kalteng telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) karhutla, namun sekarang ini kesulitan bergerak secara optimal karena keterbatasan anggaran.

Anggota DPR periode 2009-2014 ini mengharapkan Pemerintah Pusat, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, jangan hanya berjanji membantu menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

"Kalau BNPB dan Kementerian LHK membantu penanggulangan Karhutla, ya harus direalisasikan segera. Jangan hanya janji-janji. Kasihan kami, Bupati/Wali Kota disalahkan ketika terjadi bencana kabut asap akibat Karhutla," ucap Sugianto.

Dia mengatakan Pemprov Kalteng di tahun 2016 belum optimal menganggarkan penanggulangan karhutla. Hal itu karena adanya janji dari BNPB maupun Kementerian LHK akan membantu anggaran penanggulangannya.

Berdasarkan data Satgas Karhutla Kalteng, Karhutla terbanyak terjadi pada 11 Agustus 2016 yang mencapai 27 titik. Karhutla tersebut terjadi di Kota Palangka Raya, Kabupaten Kapuas, Kotawarin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Sukamara dan Katingan./ant

TERKINI
City Ajukan Rp2,8 Triliun ke Forest untuk Elliot Anderson Mendikdasmen: 43 Juta dari 53 Juta Murid Telah Menerima MBG Tuchel Diminta Bawa Kembali Southgate ke Timnas Inggris PM India Bakal Angkat Isu Selat Hormuz di KTT G7 Prancis