Minggu, 23/02/2020 21:30 WIB
Beijing, Jurnas.com - Presiden China, Xi Jinping mengatakan pemerintahannya akan meningkatkan penyesuaian kebijakan, dalam rangka meredam gejolak ekonomi akibat wabah virus corona.
Kendati jumlah korban tewas dan infeksi masih meningkat, Xi optimistis ada tren positif. Dia mengatakan tidak ada ruang untuk merasa lelah atau bersantai setelah kejadian tersebut.
"Saat ini, situasi epidemi masih parah dan kompleks, dan pekerjaan pencegahan dan pengendalian berada pada tahap paling sulit dan kritis," kata Xi dilansir dari Reuters pada Minggu (23/2).
"Pecahnya pneumonia virus corona baru pasti akan memiliki dampak yang relatif besar pada ekonomi dan masyarakat," lanjut dia.
Wamentrans Jadikan Model China Inspirasi Kembangkan Kawasan Transmigrasi
Dirjenpas Ekspor, Produk Coco Sheet Lapas Purwokerto Tembus Pasar China
Xi Jinping Lanjutkan Aksi Bersih-Bersih Korupsi di Militer
Wabah ini, lanjut Xi, merupakan salah satu krisis kesehatan masyarakat paling serius yang dihadapi para pemimpin Tiongkok dalam beberapa dekade.
"Bagi kami, ini krisis dan juga ujian berat," tegas Xi.
Xi menjabarkan, provinsi di China dengan risiko rendah akan fokus pada pemulihan pekerjaan dan produksi secara menyeluruh.
Provinsi dengan risiko tingkat menengah akan berupaya memulai kembali pekerjaan. Dan daerah berisiko tinggi fokus pada pengendalian epidemi.
Keyword : Virus CoronaChinaXi Jinping