Senin, 03/02/2020 13:05 WIB
Paris, Jurnas.comm - Sekitar 20 dari 250 warga negara Prancis yang dipulangkan dari China menunjukkan gejala virus corona. Demikian keterangan Menteri Kesehatan Prancis, Agnes Buzyn.
"Sekitar 20 orang yang menunjukkan gejala tetap berada di landasan (bandara Istres)," kata Buzyn kepada awak media. Mereka termasuk warga negara Prancis dan non-Eropa.
Dikutip dari Reuters, petugas medis Angkatan Darat di sana sedang melakukan tes untuk menentukan apakah mereka benar-benar terinfeksi virus corona, dan hasilnya akan keluar pada Senin (3/2) ini.
Diketahui, penerbangan pada Minggu kemarin adalah yang kedua membawa warga negara Prancis kembali dari China, pasca virus corona menewaskan 361 orang.
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.410 Orang, 5.650 Lainnya Masih Hilang
China Desak AS-Iran Kembali Berdialog, Tekanan Militer Dinilai Bukan Solusi
Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.400 Orang, 5.800 Lainnya Masih Hilang
Pesawat itu membawa 250 penumpang, 65 di antaranya merupakan warga negara Prancis. Mereka diterbangkan dari Wuhan, tempat virus itu pertama kali terdeteksi, pada Sabtu malam.
Penerbangan kedua ini membawa orang-orang dari 30 kebangsaan yang berbeda, kebanyakan dari mereka adalah orang Eropa, menurut keterangan Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian.
Beberapa orang akan tetap di karantina dengan warga negara Perancis selama 14 hari, sementara yang lain akan langsung pergi ke negara asal mereka jika tidak menunjukkan gejala virus.
Keyword : Virus Corona China Prancis