Jum'at, 10/01/2020 15:25 WIB
Jakarta, Jurnas.com - India membatasi impor minyak sawit dari Malaysia sebagai bagian dari pembalasannya terhadap negara Asia Tenggara itu karena mengkritik New Delhi terkait Kashmir dan hukum kewarganegaraan barunya.
India memberlakukan pembatasan pada minyak kelapa sawit dan palmolein serta mengubahnya dari "Gratis" menjadi "Dibatasi," menurut pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan.
Dilansir aa, langkah ini menargetkan Malaysia, pemasok utama minyak kelapa sawit dan palmolein ke India.
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan New Delhi "menyerbu dan menduduki" Jammu dan Kashmir selama pidatonya di Majelis Umum PBB pada bulan September, dan menolak untuk mengalah dari permintaan intervensi PBB untuk menyelesaikan perselisihan.
Prospek Ekspor Lidi Sawit ke China Dinilai Menjanjikan
Legislator NasDem Desak Aparat Hukum Usut Tuntas Skandal Ekspor CPO
Gubernur Sultra Instruksikan Dinas Genjot Produktivitas Sawit
India adalah salah satu dari tiga pembeli utama minyak kelapa sawit dan produk berbasis kelapa sawit Malaysia pada tahun 2018. India mengimpor 6,84 miliar ringgit ($ 1,65 miliar) minyak kelapa sawit Malaysia.
Langkah ini kemungkinan akan merugikan Malaysia dalam valuta asing karena India adalah importir minyak kelapa sawit terbesar di dunia.