Rabu, 01/01/2020 11:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketinggian air di Pintu Air Manggarai, di Jalan Tambak, Jakarta Pusat, sudah mencapai 920 sentimeter (cm) atau berstatus Siaga 2.
Kepala Dinas Sumber Daya Air, Juani Yusuf meminta masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Kali Ciliwung dan Kanal Banjir Barat untuk tetap waspada.
"Hujan masih berlangsung, saya berharap warga juga bisa lebih berhati-hati. Kalau air semakin meningkat bisa segera mencari tempat yang lebih aman," kata Juani di Pintu Air Manggarai, Rabu (1/1/2020).
Diakui, hujan yang terjadi sejak kemarin sore menyebabkan debit air Kali Ciliwung meningkat.
Delegasi Dunia Kagumi Kearifan Lokal di Lapas Bangli dan Bapas Karangasem
10 Ucapan Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 2026 yang Penuh Makna
71 Tahun Konferensi Asia Afrika: Warisan Bandung di Tengah Dunia Bergejolak
"Hingga pukul 09.00 statusnya siaga 2. Kami akan lakukan pembukaan air Pintu Air Kali Ciliwung Lama secara bertahap," ujar dia.
Juani menjelaskan, saat ini lebih dari 8.000 personel dari Dinas SDA hari ini dikerahkan untuk melakukan penanganan genangan maupun banjir.
"Kami juga mengerahkan pompa mobile untuk mengatasi genangan di wilayah permukiman atau perumahan, serta jalan. Jumlahnya mencapai 140 unit," tandasnya.
Ia berharap, hujan bisa segera reda agar ketinggian air bisa berangsur surut.
"Tentu ini adalah peristiwa alam, kami akan berupaya optimal mengatasi terjadinya genangan maupun banjir. Semoga bisa cepat surut," tuturnya.