Peristiwa Sejarah 07 Desember

Senin, 07/12/2020 23:05 WIB

Jurnas.com – Tanggal 07 Desember yang jatuh pada hari ke-341 (ke-342 pada tahun kabisat) dalam kalender Gregorian dengan 24 hari menjelang akhir tahun menyimpan banyak peristiwa sejarah, diantaranya:

1732 - Royal Opera House dibuka di Covent Garden, London.

1776 - Gilbert du Motier, marquis de La Fayette mencoba masuk ke militer Amerika Serikat sebagai mayor jenderal.

1787 - Delaware menjadi negara bagian pertama yang meratifikasi Konstitusi Amerika Serikat.

1917 - Perang Dunia I: Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Austria-Hongaria.

1941 - Peristiwa Pengeboman Pearl Harbor oleh pasukan Dai Nippon yang menyeret Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia II.

1949 - Perang Saudara Tiongkok: Pemerintah Republik Tiongkok pindah dari Nanjing ke Taipei.

1959 - Aceh ditetapkan sebagai Daerah Istimewa.

1965 - Sebuah deklarasi mengenai pertukaran ekskomunikasi antara Gereja Katolik Roma dan Patriarkat Konstantinopel dibacakan di Konsili Vatikan Kedua.

1975 - Timor Timur bergabung dengan Indonesia.

1995 - Wahana luar angkasa Galileo tiba di Jupiter.

2004 - Hamid Karzai dilantik secara resmi sebagai Presiden Afganistan.

2004 - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan Abdullah Puteh, Gubernur Aceh, ke Rutan Salemba sebagai tersangka kasus korupsi pembelian 2 buah helikopter PLC Rostov jenis MI-2 senilai Rp.12,5 miliar.

2006 - Film Charlotte`s Web dirilis di Australia.

2011 - Sondang Hutagalung seorang mahasiswa dari Universitas Bung Karno, membakar dirinya di depan istana kepresidenan.

2012 - Andi Mallarangeng mengundurkan diri sebagai Menpora, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sarana olahraga Hambalang di Bogor, Jawa Barat.

2014 - Terbentuknya organisasi remaja buddhist Prasadha Jinarakkhita, Dhammagavesi.

2018 - Malam penganugerahan Panasonic Gobel Awards 2018.

TERKINI
Legislator PKB: Skandal Seksual di Pesantren Pati Pelanggaran HAM Berat Trump Tangguhkan Sementara Operasi Pemindahan Kapal di Selat Hormuz Pimpinan DPR Desak Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dihukum Berat Pejabat Senior Iran Mengejek Pimpinan AS, Ingatkan Peristiwa Tabas