Rabu, 27/11/2019 22:14 WIB
Teheran, Jurnas.com - Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei keberhasilan negara itu menggagalkan rencana musuh melakukan kekerasan dan vandalisme dari aksi damai kenaikan harga bahan bakar bensin.
Ayatollah Khamenei mengatakan, Iran berhasil menggagalkan rencana yang mendalam, meluas, dan sangat berbahaya musuh terhadap negara, dan berusaha untuk melakukan konspirasi melalui tindakan perusakan, pembunuhan, dan kerusakan.
"Masalah bensin adalah peluang yang ada dalam pikiran mereka, dan karena itu membawa legiun mereka ke tempat kejadian. Namun, bangsa Iran menghancurkan aksi musuh dengan cara mulia," kata Ayatollah Khamenei.
Memanfaatkan kenaikan harga bensin baru-baru ini sebagai dalih, oknum yang didukung asing mulai melakukan aksi kekerasan di seluruh negeri, membakar, menjarah, dan merusak fasilitas umum, termasuk bank, pompa bensin, dan department store.
Iran Siap Berunding, Tawarkan Proposal Baru ke Amerika Serikat
Momen King Charles III Lontarkan Candaan ke Donald Trump
AS Klaim telah Sita Hampir 500 Juta Dolar Aset Kripto Iran
Tak lama setelah kenaikan harga diumumkan, Ayatollah Khamenei memperingatkan, aksi protes terhadap keputusan tersebut dapat digunakan oleh agitator, yang diprovokasi dan dilengkapi oleh musuh negara.
Baru-baru ini, Lapangan Enqelab (Revolusi) yang menjadi ikon Teheran menyelenggarakan pertemuan besar untuk mendukung pendirian negara Islam dan mengutuk kerusuhan.