Senin, 18/11/2019 09:16 WIB
Ankara, Jurnas.com - Turki dilaporkan memiliki sekitar 1.100 stasiun pemantau gempa untuk membantu memprediksi guncangan dan melindungi keselamatan publik di seluruh negeri.
Demikian kata pihak Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) Turki di akun Twitternya pada Minggu (17/11).
Jaringan pemantauan gempa terbesar kedua di Eropa, yang didirikan pada 2009, lembaga tersebut telah mendirikan stasiun pemantauan gempa yang ke-1.100.
"Dengan jaringan pemantauan gempa terbesar kedua di Eropa, kita dapat mengukur gempa lebih tepat," tambah badan tersebut, yang merupakan divisi dari Kementerian Dalam Negeri Turki.
Perbatasan Suriah-Turki Dibuka Perdana sejak 12 Tahun
Turkish Airlines Kebakaran saat Mendarat di Sri Lanka
Saudi dan Turki Sepakati Bebas Visa bagi Pemilik Paspor Diplomatik
Turki terletak di dua lempengan patahan dan sering mengalami gempa bumi. Pada 1999, gempa berkekuatan 7,4 SR menewaskan lebih dari 17.000 orang di barat laut Turki.
Keyword : Stasiun Pemantaua GempaTurkiGempa Bumi