Jum'at, 01/11/2019 07:55 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengatakan pintu aliansi terbuka bagi mereka yang ingin bergabung, termasuk Ukraina.
Hal itu disampaikan Jens Stoltenberg saat berpidato di hadapan anggota parlemen selama sesi Parlemen Ukraina di Kiev, Ukraina, pada 31 Oktober 2019.
"Sebagai negara berdaulat, Ukraina memiliki hak untuk memilih sistem keamanannya. Keanggotaan NATO adalah keputusan para anggota Aliansi NATO dan mereka yang ingin bergabung dengannya. Lingkup pengaruh adalah sesuatu dari masa lalu," katanya kepada Parlemen Ukraina dilansir Xinhua, Jumat (01/11).
Stoltenberg menekankan bahwa penasihat NATO akan membantu Ukraina untuk menerapkan prinsip-prinsip Euro-Atlantik dan praktik terbaik untuk memperkuat supremasi hukum, memastikan hak-hak minoritas dan memerangi korupsi.
Trump Sebut Ukraina takkan Terjadi jika Rusia Masih di G8
Uni Eropa Tegaskan Dukungan untuk Ukraina, Desak Rusia Gencatan Senjata
Rusia-Ukraina Saling Serang saat Zelensky Bertemu Trump
Dipimpin oleh Stoltenberg, delegasi Dewan Atlantik Utara, badan pembuat keputusan politik NATO, mengunjungi Odessa dan Kiev pada 30-31 Oktober 2019.
Keyword : Aliansi NATO Ukraina Jens Stoltenberg