Jum'at, 11/10/2019 13:45 WIB
Jeddah, Jurnas.com - Sebuah ledakan membakar kapal tanker minyak Iran di kota pelabuhan Saudi, Jeddah. Demikian laporan media pemerintah Iran pada Jumat (11/10), di mana para ahli menduga itu adalah serangan teroris.
Kapal tanker milik Perusahaan Minyak Nasional Iran tersebut, mengalami kerusakan parah dan menumpahkan minyak ke Laut Merah sekitar 60 mil dari Jeddah.
"Para ahli percaya itu adalah serangan teroris," kata salah seorang sumber anonim kepada ISNA.
Kantor berita Nour, yang dekat dengan Korps Pengawal Revolusi Iran, mengatakan kru itu selamat, dan menyebut kapal yang diserang bernama "Sanitized".
Imbas Perang Iran, Tingkat Kepuasan Trump Anjlok 35 Persen
AS Alihkan 44 Kapal, Iran Ancam Tembak Kapal Perang di Selat Hormuz
Jenderal Iran Tegaskan Tak Akan Izinkan Pembukaan Koridor Kedua di Hormuz
Tensi Iran dan Arab Saudi makin meningkat sejak serangan terhadap dua kilang minyak Saudi pada 14 September lalu, yang menyebabkan kebakaran dan kerusakan, serta mematikan produksi 5,7 juta barel per hari (bph), atau lebih dari 5 persen minyak global.
Kelompok Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi seorang pejabat AS mengatakan pelaku berasal dari Iran barat daya.
Riyadh menyalahkan Teheran. Sementara Iran, yang mendukung kelompok Houthi dalam perang Yaman, telah membantah keterlibatannya.
Keyword : Kapal TankerIranSanitizedSaudi