Senin, 07/10/2019 20:25 WIB
Yerusalem, Jurnas.com - Pemerintah Israel berencana mengembangkan proyek pertahanan udara baru yang akan menelan biaya sekitar satu miliar dolar.
"Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menginformasikan kepada para menteri di Kabinet Keamanan terkait rencana tersebut, lapor Lembaga Penyiaran Publik Israel.
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa Netanyahu menuding Iran bertanggung jawab atas serangan yang menyasar kilang minyak di Arab Saudi pada 14 September lalu.
Benjamin mengatakan, proyek tersebut dapat menangkal ancaman dari rudal cruise. Sayangnya, ia belum memberikan informasi lebih rinci tentang proyek tersebut.
Sementara otoritas berencana mengurangi pengeluaran dalam program sosial serta menaikkan pajak agar dapat mengumpulkan dana untuk membiayai proyek terrsebut.
Saan Pastikan Layanan Jemaah Haji di Madinah Siap, Termasuk Hotel Bintang 5
Netanyahu Perintahkan Perluasan Operasi Militer di Lebanon
Naik dari Tahun Lalu, Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang
Dilansir dari Anadolu, selain sistem pertahanan udara Iron Dome, Israel memiliki banyak sistem pertahanan udara yang dikembangkan untuk menghadang rudal patriot.