Senin, 26/08/2019 16:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Militer Israel memangkas pasokan bahan bakar ke Gaza menjadi dua sebagai tanggapan terhadap serangan roket terhadap Israel, Senin (26/08).
Hal itu meningkatkan ketegangan di sepanjang perbatasan selatannya di samping ancaman baru dari utara di tengah serangan yang dilaporkan terhadap target Iran di Suriah, Irak dan Libanon.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan tindakan itu segera berlaku dan sampai pemberitahuan lebih lanjut.
"Pemotongan itu diperkirakan akan memperburuk aliran listrik yang sudah mengerikan di jalur pantai yang miskin," katanya dilansir Herald, Senin (26/08).
Netanyahu Perintahkan Serangan Udara, Warga Dahiyeh Mulai Melarikan Diri
Gerindra Senayan Apresiasi Diplomasi Pemerintah Pulangkan 9 Relawan WNI
9 WNI yang Sempat Diculik Israel Akhirnya Tiba di Tanah Air
Langkah ini mengikuti serangan udara yang dilakukan militer semalam di Jalur Gaza, setelah tiga roket diluncurkan dari wilayah tersebut ke Israel selatan.
Militer mengatakan serangan udara itu termasuk satu di kantor seorang komandan Hamas di Jalur Gaza utara. Tidak ada laporan korban.
Keyword : Bahan Bakar GazaMiliter Israel