Minggu, 25/08/2019 08:58 WIB
Damaskus, Jurnas.com - Militer Israel mengatakan, pesawat Israel menyerang pasukan Iran di dekat Damaskus yang sudah merencanakan menyerang Israel menggunakan "drone pembunuh."
"Serangan itu menargetkan operasi pasukan Quds Iran dan milisi Syiah yang sedang bersiap melancarkan serangan yang menargetkan situs-situs di Israel dari dalam wilayah Suriah selama beberapa hari terakhir," kata militer Israel dilansir dari Reuters.
Juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus, mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan Iran bersiap meluncurkan "drone pembunuh" yang dipersenjatai dengan bahan peledak di Israel utara.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan militer sudah menggagalkan rencana serangan Iran. "Iran tidak memiliki kekebalan di mana pun. Pasukan kami beroperasi di setiap sektor melawan agresi Iran," katanya di akun Twitternya.
Balada Sepatu Rusak dan Pakaian Usang di Gaza, Beli Baju untuk Anak atau Seminggu tak Makan?
Kematian Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah, Rakyat Lebanon Khawatir dengan Masa Depan tak Pasti
Pembicaraan Gencatan Senjata antara Hamas dan Israel, Sejauhmana akan Berhasil?
Media pemerintah Suriah, mengatakan, pertahanan udara Suriah mencegat "target bermusuhan" di Damaskus, ibukota, Sabtu malam. Saksi mata di Damaskus mengatakan, mendengar dan melihat ledakan di langit.
"Agresi sedang berlangsung dan pertahanan udara menghadapi target yang bermusuhan dan menumbangkan sebagian besar dari mereka di wilayah selatan," kata kantor media pemerintah SANA, yang menunjukkan daerah selatan Damaskus.
Tentara Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan, mayoritas rudal Israel dihancurkan sebelum mencapai target mereka. Conricus, mengatakan dampak serangan Israel signifikan.
Israel mengatakan pihaknya sudah melakukan ratusan serangan di Suriah terhadap sasaran-sasaran Iran yang berusaha membangun militer permanen di sana dan terhadap pengiriman senjata tingkat lanjut kepada milisi Libanon yang didukung oleh Hizbullah di Teheran.
Iran dan Hizbullah membantu Presiden Bashar al-Assad dalam perang delapan tahun Suriah. Rusia, yang juga membantu Assad, sebagian besar menutup mata terhadap serangan udara Israel.
Keyword : Israel TerorisPasukan Iran Jonathan Conricus