Senin, 12/08/2019 11:20 WIB
Alaska, Jurnas.com - Ilmuwan Alaska mengungkapkan hasil penemuan terbaru mengenai perilaku beruang kutub, di tengah meningkatnya pemanasan global.
Dikatakan, laporan menemukan bahwa beruang kutub tiba di pantai lebih awal, dan tinggal di daratan lebih lama dari biasanya, akibat perubahan habitat es laut.
Dikutip dari Associated Press pada Senin (12/8), beruang kutub datang ke darat dari Laut Beaufort selama musim panas, karena terjadi pencairan es. Mereka biasanya baru akan muncul kembali di laut saat musim gugur.
Namun durasi rata-rata pencairan es di dunia telah meningkat 36 hari sejak akhir 1990-an menurut pengamatan para peneliti.
Bencana Iklim Ekstrem Bisa Sering Terjadi Meski Pemanasan Global "Moderat"
Penelitian Terbaru: Pemanasan Global Melaju Lebih Cepat 15 Tahun Terakhir
Hari Beruang Kutub Internasional 2026, Sejarah dan Makna di Baliknya
"Beruang itu tiba sedikit lebih cepat dari jadwal," kata ahli biologi satwa liar yang memimpin program penelitian Survei Geologi Amerika Serikat (AS) untuk beruang kutub, Todd Atwood.
Beruang kutub biasanya datang ke pantai pada pertengahan Agustus, tetapi penduduk melaporkan penampakannya pada awal Mei lalu di Kaktovik, sebuah kota kecil sekitar 640 mil (1.030 kilometer) utara Anchorage.
Warga setempat Annie Tikluk merupakan salah satu dari sedikit orang yang menemukan beruang kutub, sebelum hewan itu menakutinya.
"Masalah utama adalah bahwa beruang di Beaufort selatan sekarang menggunakan tanah sejauh mereka belum menggunakannya secara historis," kata Atwood.
Keyword : Beruang Kutub Pemanasan Global