Senin, 05/08/2019 18:15 WIB
Melboune, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Australia, Linda Reynolds, mengatakan, rudal konvensional jarak menengah Amerika Serikat (AS) tidak akan ditempatkan di wilayah negaranya.
Seperti dilansir dari Andolu, sebelumnya otoritas AS mengumumkan rencana Washington untuk mengerahkan rudal tersebut di wilayah Pasifik dalam waktu dekat.
Dalam pernyataannya kepada Radio Nasional, Reynolds membahas pernyataan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper tentang rencana penempatan rudal jarak menengah konvensional AS di wilayah Pasifik.
Reynolds mengatakan, tidak ada permintaan dari pihak AS untuk menempatkan rudal di wilayah Australia pada pertemuan konsultasi tingkat menteri Australia-Amerika Serikat (AUSMIN) yang digelar di Sydney pada akhir pekan kemarin.
IRGC Klaim Rudal Iran Hantam Kapal Induk dan Kapal Perang AS
Korea Selatan Dilaporkan Bersiap Kerahkan Militer ke Selat Hormuz, Ada Apa?
Iran Janji Balas Serangan AS dengan Tegas
Reynolds mengatakan, pihaknya belum mengetahui posisi penempatan pangkalan rudal AS itu, namun Australia tidak akan menjadi salah satu di antara tempat tersebut.
"Saya bertanya langsung kepadanya (Esper) `Apakah Anda memiliki harapan seperti itu?` Dia pun menjawab `Tidak`,” ungkap Reynolds mengutip percakapannya dengan Esper.
Setelah pemerintah AS mengumumkan keluar dari Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF), Esper mengatakan kepada wartawan dalam perjalanannya ke Australia, AS ingin menempatkan rudal jarak menengah konvensional di kawasan Pasifik beberapa bulan kedepan.