Senin, 22/07/2019 23:45 WIB
Jakarta, Jurnas.com - India berhasil pada upaya keduanya menembakkan roket ke bulan. Roket angkat berat GSLV-MkIII lepas landas di lokasi peluncuran Andhra Pradesh Sriharikota, organisasi riset luar angkasa India, Senin (22/07) waktu setempat.
Misi tak berawak akan mengirimkan muatan ke bulan dan orbit bulan, termasuk lander-rover untuk mempelajari tanah. Ini dijadwalkan untuk melakukan pendaratan di bulan pada awal September.
Dilansir UPI, upaya pertama menembakkan roket dibatalkan pada menit terakhir minggu lalu setelah para pejabat menemukan hambatan teknis.
Roket akan tetap berada di orbit Bumi selama tiga minggu dan melakukan berbagai manuver untuk menjauh dari tarikan gravitasi planet.
Mengapa Hari Gajah Sedunia Diperingati Setiap 12 Agustus?
Hari Remaja Internasional 12 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya
Sejarah HUT Wara TNI AU yang Diperingati Setiap 12 Agustus
Dalam 23 hari itu akan memasuki gravitasi bulan dan memulai pendaratan di bulan dalam 43 hari, kata para pejabat.
Jika berhasil, India akan menjadi negara keempat yang mendaratkan pesawat ruang angkasa di permukaan bulan.
Misi akan berlangsung selama dua minggu, atau satu hari di bulan, dan pengorbit akan mengelilingi bulan selama lebih dari satu tahun untuk memetakan permukaan dan mencari air.
Dengan jadwal yang direvisi, modul akan tetap berada di orbit bulan selama 13 hari, bukan 28.
Keyword : Roket IndiaBulan