Raih Penghargaan dari OpenGov Asia, Pengamat: Kementan Layak Ditiru

Senin, 22/07/2019 20:01 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pengamat kebijakan publik Digipol Strategic Indonesia, Nur Fahmi BP, mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) serius melakukan reformasi birokrasi.

Pada 18 Juli lalu, OpenGov Asia memberi penghargaan kepada Kementan karena mampu memanfaatkan teknologi mendukung optimalisasi kerja, meningkatkan pelayanan masyarakat serta mampu mengeluarkan terobosan baru.

Pemberian penghargaan ke Kementan dilakukan saat pertemuan tahunan Indonesia OpenGov Leadership Forum ke-4.

Penilaian dilakukan tim teknis independen dan tanpa pemberitahuan. Tim teknis independen menganggap Kementan mampu mempercepat pembangunan pertanian.

Menurut Nur Fahmi, semua kesimpulan penilaian tersebut selayaknya patut ditiru oleh kelembagaan lain, khususnya pemerintah.

"Ini yang dibutuhkan dalam perubahan birokrasi pemerintahan. Kementan cepat tanggap. Mengerti apa yang dibutuhkan publik sesuai zamannya untuk meningkatkan kualitas kerja," ujar Nur Fahmi, Minggu (21/7).

Nur Fahmi menuturkan, kemampuan Kementan dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang makin lebih baik bakal mendongkrak citra pemerintah.

Karena itu, Nur Fahmi berpendapat, Kementan punya andil utama terhadap mutu kerja pemerintah di mata publik. Selain itu, target peningkatan hasil pertanian juga dapat terwujud sebab lingkungan kelembagaan Kementan telah cukup bagus.

Nur Fahmi mengungkapkan, keberhasilan reformasi birokrasi Kementan juga akan menutup segala ruang kecurangan yang dapat menghambat kemajuan pertanian nasional.

TERKINI
Ngenes! 5 Pemain Bintang Ini Belum Pernah Juara Piala Dunia Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah? Hari Sepeda Sedunia Setiap 3 Juni, Ini Sejarah hingga Tujuannya Ini Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui