MOS di Madrasah, Kemenag Minta Hindari Perundungan

Senin, 15/07/2019 18:20 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau agar madrasah mengawasi pelaksanaan masa orientasi sekolah (MOS), supaya tidak terjadi praktik perundungan (bullying).

Hal ini bertujuan untuk menciptakan kondisi yang nyaman, serta membuat siswa baru betah dengan lingkungan barunya.

"Pengenalan budaya madrasah harus ramah serta tidak ada perpeloncoan. Sebab masa ta`aruf atau MOS merupakan media pengenalan madrasah kepada siswa baru," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar saat dihubungi Jurnas.com pada Senin (15/7).

Umar juga mengingatkan bahwa mengenalkan visi dan misi madrasah merupakan hal yang utama kepada para siswa baru. Sehingga, siswa nantinya terpacu untuk berprestasi dan semangat dalam belajar.

"Semoga anak-anak memasuki madrasah dengan penuh semangat dan penuh perjuangan, mendapat ilmu yang bermanfaat, dan hebat bermartabat," imbuh dia.

Hari ini (15/7) merupakan hari pertama masuk sekolah, baik bagi pendidikan dasar dan menengah yang berada di bawah Kementerian Agama, maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dan sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekolah, para siswa baru diajak mengenal serba-serbi sekolah barunya lebih mendalam.

TERKINI
Beda dengan Mutasyabihat, Ini Pengertian Ayat Muhkamat Serap Aspirasi di Tiga Provinsi, Komisi III Matangkan RUU Perampasan Aset Diplomat AS "Walkout" dari Pertemuan PBB gegara Kritik Prancis Israel Bebaskan 60 Tahanan Palestina selama Agresi di Gaza