Nah Lho, Polisi Akan Panggil Barbie Kumalasari Istri Siri Galih Ginanjar

Senin, 08/07/2019 18:17 WIB

Jakarta, Jurnas.com- Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi untuk melanjutkan penyidikan kasus ‘bau ikan asin’. Salah satunya Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari yang akan diperiksa pada Rabu (10/7/2019).

“Kita tambahi juga besok kita panggil istrinya Galih ya, si Barbie kita panggil hari Rabu kita panggil,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Pada hari yang sama, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan kepada pasangan Rey Utami dan Pablo Benua. Sebelumnya, Rey dan Pablo melalui pengacaranya, Farhat Abbas meminta pemeriksaannya dijadwal ulang pada Rabu (10/7/2019).

“Dia minta penundaan Rabu besok, kita harap yang bersangkutan hadir,” ungkap Kombes Argo.

Seperti diketahui, Galih Ginanjar serta pasangan YouTuber, Rey Utami dan Pablo Benua dipolisikan oleh Fairuz A Rafiq setelah konten video Galih saat diwawancara Rey Utami beredar di media sosial. Fairuz mempolisikan mantan suaminya Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami ke Polda Metro Jaya lantaran tidak terima dengan pernyataan mantan suaminya di akun youtube tersebut.

Saat membuat laporan di Polda Metro Jaya, Fairuz ditemani oleh suami dan kakaknya, Ranny A Rafiq serta kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea. Polisi juga telah menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan usai memeriksan 5 saksi dan ahli serta melakukan gelar perkara.

Laporan Fairuz itu tertuang dalam laporan bernomor LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Terlapor, dalam hal ini Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua, dilaporkan atas tuduhan Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (1) UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE

 

TERKINI
Bolehkah Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu? Gelombang Panas Ekstrem, Prediksi Cuaca Akurat Bisa Selamatkan Ribuan Nyawa MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji Kenaikan Tarif Pesawat Jangan Sampai Membebani Masyarakat