Sabtu, 06/07/2019 21:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan yang juga Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri tiba di Beijing, China, Sabtu (6/7).
Megawati menempuh perjalanan sekitar tujuh jam dari Jakarta. Dubes Indonesia untuk Republik Rakyat China Djauhari Oratmangun hadir menyambut kedatangan Megawati di bandara Beijing Capital Internasional.
Setibanya di hotel tempatnya menginap, Megawati pun menerima ucapan selamat datang dari staf Kedubes RRT dan media yang meliput agenda Megawati selama di Beijing.
Megawati tampak memberi senyum lebar. "Apa kabar," tanya Megawati ke sejumlah awak media yang menyambutnya. Sejenak terjadi percakapan ringan antarawak media dan Megawati.
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Bertemu Dubes China, Mendes Dorong Kerja Sama Pengentasan Daerah Tertinggal
PM Spanyol Minta China Ambil Peran Lebih Besar di Panggung Global
Di Beijing, Mega akan mengawali kegiatannya melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden China Wang Qishan, yang direncanakan, Senin (8/7).
Namun, kunjungan Megawati di Beijing utamanya dalam rangka menghadiri World Peace Forum (WPF) ke-8. Megawati dijadwalkan menjadi pembicara kunci dalam salah satu pleno di forum tersebut.
Selain agenda WPF, Megawati direncanakan akan melakukan beberapa kegiatan selama di China. Turut mendampingi Megawati selama kunjungan di Beijing yakni Ketua DPP PDIP Rochmin Dahuri.
Sejumlah agenda yang direncanakan dilakukan Megawati antara lain mengunjungi Expo Hortikultura Dunia Beijing, Stasiun Eksperimental Universitas Agrikultural Tiongkok, Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok.
Stasiun Eksperimental Universitas Agrikultural Tiongkok ini merupakan tempat penelitian teknologi pertanian, tempat pembinaan talenta pertanian, serta lapangan pengajaran penanaman praktis.
Megawati diketahui memiliki minat yang sangat tinggi di bidang pertanian bahkan mengoleksi sejumlah tanaman.
Megawati dan rombongan akan berada di negara tirai bambu hingga 12 Juli mendatang.
Keyword : Megawati Soekarnoputri China PDI Perjuangan