Kamis, 27/06/2019 17:30 WIB
Berlin, Jurnas.com - Pihak berwenang di Jerman mengatakan telah menangkap seorang pria asal Bosnia, yang masuk dalam daftar pencarian orang oleh pemerintahan Belgia, sehubungan kasus serangan ekstrimis 2015 di Paris.
Dilansir dari AFP, jaksa Dresden mengatakan pada Kamis (27/6) bahwa tersangka berusia 39 tahun itu ditangkap seminggu yang lalu.
Hingga saat ini, kejaksaan belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai peran tersangka dalam kasus tersebut. Tersangka hanya ditahan sembari menunggu perintah ekstradisi dari pengadilan Kota Merseburg.
Diketahui, sekelompok ekstrimis Islam menyerang sejumlah tempat di Paris pada 13 November 2015, termasuk ruang musik Bataclan, yang menewaskan total 130 orang.
Jerman Suntik Dana Tambahan Rp404 Miliar untuk Krisis Sudan
Jerman Kucurkan Subsidi BBM Rp32 Triliun selama Perang Iran
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Menteri UEA Desak Iran Buka Akses Tanpa Syarat
Awal tahun ini, polisi mengatakan seorang pria Belgia yang dituduh memasok senjata yang digunakan oleh ekstrimis ISIS untuk membunuh 130 orang selama serangan teror Paris 2015 ditangkap di Belgia.
Pria itu, bernama hanya sebagai Mohammed E, ditangkap tak lama sebelum Natal di Brussels, tempat dia tinggal.
Keyword : Serangan ParisJermanTerorisme