Senin, 24/06/2019 08:30 WIB
Dubai, Jurnas.com - Satu orang tewas, sedangkan tujuh lainnya mengalami luka-luka setelah kelompok Houthi yang didukung Iran, menyerang sebuah bandara di Arab Saudi, pada Minggu (23/6) malam, menurut keterangan militer Saudi.
Serangan tersebut, seperti sebelumnya, menargetkan bandara Saudi di Abha. Arab Saudi yang merupakan koalisi pemerintah, telah berperang dengan Houthi di Yaman selama lebih dari empat tahun.
Seorang juru bicara Houthi, Yahia al-Sarie, mengatakan pada Minggu sebelumnya bahwa para pemberontak telah meluncurkan pesawat tanpa awak, yang menargetkan bandara-bandara Saudi di kota-kota selatan Abha dan Jizan.
Sementara juru bicara militer Arab Saudi, Kolonel Turki al-Maliki, tidak mengatakan jenis senjata apa yang digunakan dalam serangan Minggu pukul 9 malam tersebut.
Kelompok Houthi Yaman Ancam Serang Kapal Israel Selat di Bab al-Mandab
Arab Saudi Kecam Serangan Militer Israel Ke Lebanon
Saan Pastikan Layanan Jemaah Haji di Madinah Siap, Termasuk Hotel Bintang 5
Menurut Saudi Press Agency, dilaporkan bahwa seorang warga Suriah di Arab Saudi terbunuh. Sedangkan kewarganegaraan korban luka masih belum teridentifikasi.
Ketegangan regional berkobar dalam beberapa hari terakhir. Amerika Serikat tiba-tiba membatalkan serangan militer terhadap Iran, sebagai tanggapan atas penembakan pesawat pengintai AS tanpa awak pada Kamis lalu.
Sementara Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo berjanji akan menggalang koalisi global, dalam rangka menghadapi Iran.
Keyword : Arab Saudi Houthi Yaman