Jum'at, 21/06/2019 21:10 WIB
Teheran, Jurnas.com - Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan, Teheran berusah untuk tidak menembak pesawat Amerika Serikat (AS) berawak yang menyertai drone yang jatuh.
Seorang komandan senior militer Iran mengatakan, Iran berusaha tidak menembak jatuh pesawat AS dengan 35 orang di dalamnya yang menyertai pesawat mata-mata AS yang ditembak jatuh di Teluk Persia setelah menyusup ke wilayah udara Iran.
"Bersama dengan drone AS, ada juga pesawat P-8 AS dengan 35 orang di dalamnya," ungkap komandan Divisi Aerospace dari IRGC Iran, Amir Ali Hajizadeh kepada wartawan pada Jumat (21/6).
Normalisasi Hubungan, Perwakilan AS Temui Menteri Pertahanan Suriah
Militer Israel Masih Bercokol, Ketua Parlemen Lebanon Beri Ultimatum
Oman Investasi Pangan Rp4,1 Triliun, Ini Daftar Sektor Prioritasnya
"Pesawat ini juga memasuki wilayah udara kami dan kami dapat menyerangnya, tetapi kami tidak melakukannya karena tujuan kami menembakkan pesawat tak berawak AS adalah memberi peringatan kepada pasukan teroris AS," tegas Hajizadeh.