Peristiwa Sejarah 18 Juni

Kamis, 18/06/2020 20:02 WIB

Jurnas.com - Tanggal 18 Juni yang jatuh pada hari ke-169 (hari ke-170 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian menyimpan banyak peristiwa sejarah, di antaranya:

1429 - Jeanne d`Arc dari Prancis mengalahkan pasukan Inggris di Patay dalam Perang Seratus Tahun Inggris-Prancis.

1812 - Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Inggris.

1815 - Pasukan Inggris dan Prusia mengalahkan pasukan Prancis di bawah pimpinan Napoleon Bonaparte di Waterloo, Belgia.

1975 - Pangeran Museid Arab Saudi dipenggal di depan umum di Riyadh karena pembunuhan Raja Faisal.

1979 - Presiden AS Jimmy Carter dan pemimpin Soviet Leonid Brezhnev menandatangani perjanjian pengendalian senjata strategis (SALT II) di Wina.

1983 - Astronot Sally K. Ride menjadi wanita Amerika Serikat pertama di luar angkasa setelah dia dan empat rekannya meluncur menggunakan Challenger.

1989 - Perubahan nama "Birma" menjadi "Myanmar" oleh pemerintahan junta militer Birma.

1997 - Perdana Menteri Turki Necmettin Erbakan mengundurkan diri di bawah tekanan setelah koalisi pemerintahannya kehilangan mayoritas di Parlemen.

2004 - Sandera AS Paul Johnson Jr., 49, tewas oleh penculiknya di Saudi meskipun ada permintaan dari ulama senior Muslim.

2005 - Akhir kegiatan belajar-mengajar tahun ajaran 2004/2005 di Indonesia.

2011 - Trans Studio Resort Bandung dibuka untuk umum.

2014 - Raja Spanyol Juan Carlos turun tahta di tengah skandal, pengangguran besar-besaran dan separatisme regional. Putranya dimahkotai sebagai Raja Felipe VI satu hari kemudian.

2018 - Presiden Donald Trump mengarahkan Departemen Pertahanan untuk menciptakan cabang keenam militer - Angkatan Antariksa.

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas