Paus Terima Pengunduran Diri Uskup Kontroversial Chile

Sabtu, 15/06/2019 09:01 WIB

Santiago, Jurnas.com - Paus Fransiskus menerima pengunduran uskup ibu kota Chile, Carlos Eugenio Irarrazabal, hanya 24 jam setelah dia ditunjuk untuk mengisi jabatan tersebut.

Dilansir dari Associated Press, pada Sabtu (15/6), Irarrazabal mengeluarkan pernyataan kontroversi, di mana dia menyebut bahwa tidak ada perempuan di Perjamuan Terakhir Yesus dan Murid-muridnya.

"Mungkin perempuan suka berada di ruang belakang," kata Irarrazabal, yang kalimatnya dianggap melecehkan perempuan.

Keuskupan Agung Santiago mengatakan dalam sebuah pernyataan, bahwa keputusan Paus datang setelah berbicara dengan Irarrazabal.

Irrazabal sendiri tergabung dengan lebih dari 30 uskup Chile, yang mengajukan pengunduran diri pada 2018 silam, setelah muncul instruksi dari Paus untuk membongkar budaya pelecehan di gereja Chile.

"Saya menegaskan kembali permintaan maaf kepada mereka yang telah dipengaruhi oleh komentar saya," ujar Irarrazabal pada Jumat (14/6) malam.

Kendati sudah tidak lagi menjadi uskup ibu kota Chile, Irarrazabal akan tetap bertanggung jawab atas sebuah paroki di Santiago, di mana dia menggantikan Fernando Karadima pada 2011, yang tersangkut kasus pedofilia.

TERKINI
Legislator PDIP Kritisi Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat? Jumat Pagi, Tiga Gunung Api di Malut dan NTT Meletus Anggaran Terbatas, Kementrans Fokus Transformasi Transmigrasi pada 2027 Wamentrans Apresiasi DPR Dukung Penguatan Anggaran Kementrans untuk 2027