Jum'at, 14/06/2019 23:04 WIB
Washington, Jurnas.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menginginkan Iran kembali ke meja perundingan, menyusul serangan dua kapal tanker minyak di Laut Oman.
Dalam sebuah wawancara di Fox News Jumat (14/6), Trump menuding Iran menyerang kapal tanker minyak di Oman tanpa memberikan bukti, seperti halnya Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, pada Kamis (13/6).
Trump mengatakan, jika Iran menutup Selat Hormuz, hal itu tidak akan berlangsung lama, tanpa menguraikan bagaimana AS akan menjaga rute pengiriman internasional agar tetap terbuka.
"Mereka tidak akan menutup (selat Hormuz)," kata Trump dalam menanggapi pertanyaan hipotetis dari Fox News.
Pemanasan Global, Gas Metana Purba Mulai Lepas dari Kutub Utara
Trump Sebut Perundingan AS-Iran Masih Mungkin Terjadi
Trump Ancam Gempur Situs Gunung Pickaxe di Iran
"Mereka mengetahuinya, dan mereka sudah diberitahu dengan istilah yang sangat kuat. Kami ingin mereka kembali di meja, jika mereka ingin kembali," katanya.
"Saya siap ketika mereka sudah siap, tetapi setiap kali mereka belum siap, tidak apa-apa. Dan sementara itu, saya tidak terburu-buru. Saya tidak terburu-buru," tambahnya.