Minggu, 02/06/2019 13:01 WIB
Beijing, Jurnas.com - Pusat Superkomputer Nasional China di Kota Shenzhen, China Selatan, meluncurkan proyek uji coba kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Proyek uji coba bernama Tai itu menyediakan lingkungan berbasis chip AI, dan sistem untuk penelitian, pengembangan, dan uji aplikasi penemuan AI.
Menurut People`s Daily, Tai mampu menangani skenario skala besar dan kompleks. Sementara ilmuwan sudah membangun manajemen data cerdas dan sistem analisis tingkat EB untuk fisika energi tinggi, serta simulasi skenario AI dalam situasi bisnis nyata dan platform ramalan cuaca yang didukung AI.
Proyek `Tai` dibangun bersama sejumlah organisasi, perusahaan, dan lembaga penelitian dari dalam dan luar negeri.
Mulai 2026, 80 Persen Beasiswa LPDP Difokuskan ke Bidang STEM
China Tawarkan Bantuan ke Iran dan Lebanon Atas "Bencana Kemanusiaan"
Taiwan Luncurkan Situs Berbagi Laporan Intelijen bagi WN China
Termasuk dalam hal ini Dewan Bench, Akademi Ilmu Pengetahuan China, Pusat Pengujian Perangkat Lunak China yang berada di bawah Kementerian Industri dan Teknologi China, Alibaba, dan Cambricon.
"Proyek ini dapat menyimulasikan lingkungan verifikasi untuk perangkat pintar masa depan," kata kepala pusat `Tai` Feng Shengzhong.
Feng menambahkan, pusat tersebut bertanggung jawab atas operasi dan manajemen pemeliharaan bersama dengan Akademi Sains dan Teknologi Perbatasan Beijing.
Keyword : Kecerdasan Buatan China Artificial Intelligence