Fadli Zon Luncurkan Buku "Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy"
Selasa, 21/05/2019 07:09 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meluncurkan buku terbarunya yang berjudul "Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy".
Buku ini berisi koleksi pidato dan makalahnya dalam berbagai forum internasional, selaku
Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) serta Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) sejak tahun 2014.
“Diplomasi Parlemen di tingkat dunia, merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi yang saya emban selaku
Pimpinan DPR Bidang Korpolkam. Terlebih, di bawah saya ada juga BKSAP,” ujar Fadli saat peluncuran buku terbarunya di Ruang Abdul Moeis, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019).
Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, buku ini menjadi bukti fungsi baru DPR RI, yaitu diplomasi parlemen. Tugas dan fungsi tersebut tercantum dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3), selain fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran.
"Sehingga, diplomasi ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah khususnya Kementerian Luar Negeri. Namun, juga tugas dari parlemen dan seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Fadli.
Legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat V ini berharap, diplomasi parlemen mampu membantu mewujudkan hakikat politik luar negeri Indonesia, yaitu memberikan keuntungan bagi bangsa dan negara.
"Diplomasi Parlemen yang dilaksanakan bersama BKSAP yang ada di bawah koordinasi saya, khusus dalam rangka memperkuat diplomasi parlemen Indonesia di tingkat dunia,” pungkas Fadli.
Hadir dalam acara peluncuran buku tersebut, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Fahri Hamzah, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin, eks Menteri Luar Negeri 2001-2009 Hassan Wirajuda, eks Ketua LIPI Lukman Hakim, sejumlah Duta Besar negara sahabat dan tamu undangan.
TERKINI
OTP Keberangkatan Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96%
Jelang Puncak Haji, Kemenhaj Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Cuaca Ekstrem
Tahun 2025, Tingkat Kecelakaan ASDP 0,220 Persen
Gema Waisak, Menag Sebut Pindapata Ajarkan Kesederhanaan dan Kebijaksanaan