Korut Desak AS Kembalikan Kapal Batubara

Selasa, 14/05/2019 12:20 WIB

Seoul, Jurnas.com - Korea Utara (Korut) menyebut tindakan Amerika Serikat (AS) menyita kapal kargo batubara Korut sebagai sebuah perampokan. Karena itu, Pyongyang mendesak agar kapal tersebut dikembalikan.

Dilansir dari Kantor Berita Pusat Korea pada Selasa (14/5), seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut yang tidak disebutkan namanya, menuding AS mengkhianati semangat perjanjian puncak Juni lalu antara Pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden AS Donald Trump.

Kim dan Trump kemudian menyetujui pernyataan yang tidak jelas yang menyerukan Semenanjung Korea yang bebas nuklir, dan meningkatkan hubungan bilateral.

Adapun pertemuan kedua mereka di Hanoi, Vietnam runtuh pada Februari karena tuntutan yang tidak cocok dalam pemberian sanksi dan pelucutan senjata.

Seperti diketahui, kapal batubara `Wise Honest` ditahan pada April 2018 saat bepergian ke perairan Indonesia. Dan pada 9 Mei lalu ditarik ke kawasan AS karena dinilai melanggar sanksi AS dan PBB.

Kapal berkapasitas 17.061 ton, yang juga digunakan mengirimkan alat berat ke Korea Utara, adalah salah satu kapal curah terbesar di negara itu. Ini pertama kalinya AS merebut kapal kargo Korea Utara karena melanggar sanksi.

TERKINI
Oman Tunda Pertemuan Regional Bahas Jalur Maritim Baru Selat Hormuz Hujan Lebat Terjang China Selatan, Lebih dari 31.000 Warga Dievakuasi Senin Pagi, Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat dan Terburuk Ketiga di Dunia Senin Pagi, Gunung Semeru Erupsi 3 Kali