Minggu, 14/06/2026 20:50 WIB
Milan, Jurnas.com - Mantan manajer Manchester United, Ruben Amorim, dilaporkan sudah berada di ambang pintu masuk untuk menjadi pelatih kepala baru AC Milan. Juru taktik asal Portugal tersebut saat ini berstatus tanpa klub setelah didepak dari jabatannya di Old Trafford pada Januari lalu.
Reputasi Amorim sempat merosot setelah suksesornya di Manchester United, Michael Carrick, secara tak terduga mampu membangkitkan performa tim hingga berhasil mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions.
Meski sempat dikaitkan dengan posisi pelatih di Benfica sebelum raksasa Portugal itu akhirnya menunjuk Marco Silva, Amorim kini justru dilaporkan telah berhasil mengamankan posisi strategis di San Siro.
Berdasarkan laporan pakar transfer Fabrizio Romano yang dikutip dari Sports Mole pada Minggu (14/6), pelatih berusia 41 tahun tersebut telah menyetujui kesepakatan prinsip untuk menggantikan Massimiliano Allegri yang dipecat oleh manajemen Rossoneri.
Sergio Conceicao Spill Beratnya Melatih AC Milan
Antonio Conte Bangga Napoli Taklukkan AC Milan
MU Diperkirakan Bayar Kompensasi Rp359 M untuk Ruben Amorim
Amorim dikabarkan siap menerima seluruh persyaratan serta kondisi kerja yang diajukan oleh manajemen klub dan kini hanya tinggal menunggu penyelesaian dokumen formalitas dari pihak AC Milan.
Tugas berat sudah menanti Amorim di Italia, mengingat AC Milan tengah menghadapi fase pembangunan ulang skuad setelah mencatatkan hasil mengecewakan dengan finis di peringkat kelima klasemen akhir Serie A, yang membuat mereka gagal menembus zona Liga Champions.
Target utama yang dibebankan kepada Amorim musim depan adalah membawa rival sekota Inter Milan ini kembali ke posisi empat besar liga domestik serta bersaing memperebutkan trofi Liga Europa.
Sebelum menjatuhkan pilihan kepada Amorim, AC Milan sempat dikaitkan dengan beberapa nama pelatih top lain seperti mantan arsitek Crystal Palace, Oliver Glasner, serta mantan pelatih tim muda Real Madrid, Alvaro Arbeloa. Nama terakhir sendiri kini justru dilaporkan menjadi kandidat kuat untuk mengisi kursi kepelatihan di Fulham.
Meski dituntut untuk langsung mempersembahkan prestasi, jajaran petinggi AC Milan diyakini akan memberikan waktu yang cukup bagi Amorim untuk mengimplementasikan filosofi sepak bolanya.
Absennya Milan di kompetisi kasta tertinggi Eropa bahkan dinilai bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi Amorim untuk memiliki kontrol lebih besar dalam merombak komposisi pemain dan menentukan target belanja di bursa transfer.
Kondisi taktis di San Siro juga dianggap jauh lebih mendukung bagi Amorim ketimbang saat dirinya berada di Manchester United. Di Inggris, dia kerap dikritik karena bersikeras menerapkan formasi tiga bek sejajar yang dinilai tidak cocok dengan karakteristik pemain United.
Sebaliknya, sepanjang musim 2025-2026, AC Milan sudah terbiasa bermain menggunakan pola formasi dasar tiga bek yang menjadi favorit Amorim, sehingga ia diprediksi hanya perlu melakukan sedikit penyesuaian minor untuk mendongkrak performa tim musim depan.
Keyword : Ruben AmorimAC MilanPelatih Rossonerri