Selasa, 30/04/2019 21:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Puasa hukumnya wajib bagi mereka yang sehat jasmani dan rohaninya. Tapi sebagian orang diperbolehkan untuk tidak puasa selama bulan Ramadan, jika melihat kondisi kesehatan yang dimilikinya.
Penyakit atau kondisi tertentu dikategorikan berisiko tinggi jika harus menjalani puasa seharian penuh. Sebab, puasa diperkirakan bisa memperburuk kondisi atau akan memperlama penyembuhan penyakitnya.
Hal itu dikatakan Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok IndahPondok Indah dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp. GK.
Lalu dalam kondisi seperti apa sebaiknya Anda tidak berpuasa, berikut ini diantaranya:
Keutamaan Hari ke-29 Ramadan dan Doa yang Dianjurkan
Tips Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Mudik di Bulan Puasa Jelang Idul Fitri
Jangan Sampai Sia-sia, Ini Perkara yang Membatalkan I`tikaf
1.Hipoglikemia berulang atau pernah
komplikasi akut dalam 3 bulan terakhir
2. DM tipe 1 yang gula darahnya tidak terkontrol
3. Disertai penyakit akut
4.. DM dalam kehamilan, atau DM yang sedang hamil
Ibu hamil sebenarnya boleh saja menjalankan ibadah puasa. Namun perlu diingat, saat menjalankan ibadah puasa, kondisi ibu dan janin harus pada saat optimal atau tidak ada masalah pada ibu dan kandungan.
Saat berpuasa, seseorang tidak akan mengonsumsi makanan atau minuman kurang lebih 12 jam, yang harus diperhatikan adalah kesehatan janin.
5. Pasien dengan dialisis rutin atau gagal ginjal stadium 4-5
6. Usia tua
Bagi Anda yang memiliki gangguan kesehatan apapun, sebaiknya periksakan dulu kesehatan Anda dengan dokter untuk mengecek apakah kondisi fisik Anda memungkinkan untuk berpuasa. Hal ini untuk membantu Anda menjalani puasa yang sehat tanpa memicu gangguan kesehatan yang lebih lanjut.
Keyword : Gangguan Kesehatan Puasa Ramadan